Ucapkan:

Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare

Minggu, 17 April 2011

WUJUD TUHAN

 Śrīmad Bhāgavatam Sloka 1.6.18: Percakapan antara Narada dan Vyasadeva


rūpam bhagavato yat tan
manah-kāntam śucāpaham
apaśyan sahasottasthe
vaiklavyād durmanā iva
"Wujud rohani Tuhan, sebagaimana aslinya, memuaskan keinginan pikiran dan langsung menghapus semua keganjilan mental. Ketika aku kehilangan wujud tersebut, aku bangkit secara mendadak karena gelisah, seperti yang biasa terjadi ketika seseorang kehilangan sesuatu yang diinginkannya."

Penjelasan Srila Prabhupada: Bahwasanya Tuhan itu bukanlah tanpa wujud, dialami oleh Narada Muni. Namun wujud Tuhan berbeda sepenuhnya dengan semua wujud menurut pengalaman material kita. Sepanjang hidup, kita melihat berbagai wujud di dunia material ini, namun tidak ada satu pun di antara wujud-wujud tersebut yang dapat memuaskan hati kita dengan pas, dan tidak ada satu wujud pun yang dapat menghilangkan gejolak pikiran. Inilah ciri-ciri khusus wujud rohani Tuhan, dan orang yang pernah melihat wujud tersebut sekali saja, maka tidak ada hal lain lagi yang dapat memuaskannya; tak satu pun wujud di dunia material ini yang dapat memuaskan orang yang pernah melihat wujud Tuhan. Bila dikatakan bahwa Tuhan tanpa wujud atau impersonal, itu artinya bahwa wujud Tuhan sama sekali tidak sama dengan wujud yang bersifat material, dan Tuhan sama sekali tidak seperti kepribadian material mana pun.

Sebagai insan-insan spiritual (jiva), yang memiliki hubungan kekal dengan wujud transendental Tuhan, kita semua mencari-cari wujud Tuhan kehidupan demi kehidupan, dan kita tidak pernah dipuaskan oleh wujud apa pun lainnya yang mungkin melegakan secara material. Narada Muni dapat melihat wujud Tuhan secara sekilas, namun karena wujud tersebut hilang dari penglihatannya, beliau merasa sangat gelisah dan langsung berdiri mencari-carinya. Apa yang kita cari dan kita inginkan dalam kehidupan demi kehidupan, telah didapatkan oleh Narada Muni, dan beliau pasti sangat tertekan ketika tidak dapat melihat kembali wujud tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar