Ucapkan:

Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare

Kamis, 31 Maret 2011

TOLERANSI


Bhagavad-gītā As It Is Sloka 2.14

mātrā-sparśās tu kaunteya
śītosna-sukha-duhkha-dāh
āgamāpāyino 'nityās
tāms titiksasva bhārata

" Wahai putra Kunti, suka dan duka muncul untuk sementara dan hilang sesudah beberapa waktu, bagaikan mulai dan berakhirnya musim dingin dan musim panas. Hal-hal itu timbul dari penglihatan indria, dan seseorang harus belajar cara mentolerir hal-hal itu tanpa goyah, wahai putra keluarga Bharata.

Penjelasan Srila Prabhupada: Dalam melaksanakan tugas kewajiban sebagaimana mestinya,orang harus belajar mentolerir suka dan duka yang muncul untuk sementara dan hilang sesudah beberapa waktu. Menurut aturan Veda, orang harus mandi pagi-pagi, bahkan selama bulan magha (Januari-Februari). Pada waktu itu dingin sekali (di India), tetapi walaupun demikian, orang yang taat pada prinsip-prinsip kerohanian tidak malas mandi. Begitu juga, seorang wanita tidak denggan masak ke dapur selama bulam Mei dan Juni, yaitu bulan terpanas selama musim panas (di India). Orang harus melaksanakan tugasnya tanpa mempedulikan kesulitan karena iklim. Begitu juga, bertempur adalah prinsip para ksatriya, dan walaupun seseorang harus bertempur melawan kawan atau sanak keluarga, hendaknya ia jangan menyimpang dari tugas kewajibannya yang telah ditetapkan. Orang harus mengikuti aturan dan peraturan prinsip-prinsip dharma yang telah ditetapkan agar ia dapat maju sampai tingkat pengetahuan, sebab hanya dengan pengetahuan dan bhakti saja seseorang dapat membebaskan dirinya dari cengkraman maya (khayalan).

Dua nama Arjuna yang digunakan di sini bermakna. Menyebutkan Arjuna dengan nama Kaunteya menunjukan hubungan keluarga yang mulia dari pihak ibunya; dan menyebutkan arjuna dnegan nama Bharata menunjukan kemuliaan Arjuna dari pihak ayahnya. Seharusnya Arjuna mempunyai warisan yang mulia dari kedua belah pihak keluarganya. Warisan yang mulia membawa tanggung jawab dalam hal pelaksanaan tugas sebagaimana mestinya; karena itu, Arjuna tidak dapat menghindari pertempuran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar